Indonesia Butuh Pemimpin yang Jadi Motor Penggerak Perubahan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 10 Mei 2014, 08:35 WIB
Indonesia Butuh Pemimpin yang Jadi Motor Penggerak Perubahan
ilustrasi/net
rmol news logo . Sebagai bangsa yang besar, Indonesia memerlukan pemimpin yang mampu menjadi motor penggerak perubahan, tidak hanya di bidang ekonomi tetapi juga sosial, politik serta budaya. Karena dasar mau melahirkan pemimpin dan agen perubahan itu, maka Junior Chamber Internasional (JCI) menggelar KCI Academy Indonesia

"JCI Academy Indonesia diharapkan mampu manghasilkan pemimpin yang besar, cerdas tetapi memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masa depan bangsa. JCI Academy juga diharapkan menjadi sarana untuk bisa menjalin ikatan yang kuat dan menjadi ruang berbagi sesama anggota dari seluruh cabang yang ada di Indonesia," kata President JCI Indonesia Heru Cokro.

Untuk keemapat kalinya, JCI Academy Indonesia, dengan tema Young Leader and Global Active Citizen Forum digelar di Bogor sejak Kamis lalu (8/5). Dalam kesempatan itu, International Vice Presidet JCI, Sang-woo Bae, mengatakan bahwa JCI harus berperan aktif dan mengambil tanggung jawab dalam perubahan dunia. Apalagi Indonesia memiliki sumberdaya manusia yang baik dan mampu mencetak pemimpin-pemimin yang luar biasa.

Walikota Bogor, Bima Arya, yang turut hadir dalam acara pembukaan JCI Academy Indonesia mengatakan, pemuda Indonesia harus menerapkan konsep Nasionalisme Cosmopolitan. Menurut Bima Arya, terjadi kegagalan paham selama ini. Kubu kiri dan kanan saling bersinggungan. Nasionalisme Cosmopolitan ini menjadi the third way, jalan tengah dari keduanya. Pemuda Bogor misalnya, paham Bogor dengan baik, bisa bahasa Sunda, mengerti betul akan Pancasila tetapi tetap luwes ketika berbicara pasar bebas di tingkat global.

JCI Academy merupakan  wadah bagi bara pengusaha muda untuk mengembangkan diri dalam hal kepemimpinan. Pelatihan ini tidak hanya berada di tingkat nasional tetapi juga internasional. Pelatihan JCI Academy internasional diadakan di Jepang dan dihadiri oleh 90 negara yang menjadi anggota JCI. Sementara Pelatihan Kepemimpinan bagi anggota JCI dari seluruh cabang yang ada di Indonesia ini dilaksanakan sejak Kamis kemarin (8/5) hingga Minggu besok (11/5). [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA