Elektabilitas Prabowo Makin Anjlok Bila Berduet dengan ARB

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 07 Mei 2014, 09:35 WIB
Elektabilitas Prabowo Makin Anjlok Bila Berduet dengan ARB
arb-prabowo/net
rmol news logo . Bila Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto berduet atau berpasangan dengan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dalam Pilpres 2014 maka hal ini akan semakin mudah bagi Jokowi untuk mengalahkannya.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma) Indonesia, Said Salahuddin, sebagaimana disampaikan kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 7/5).

Dengan skenario dua capres, jelas Said, posisi Prabowo, sebagaimana terekam dalam survei, selalu berada di bawah Jokowi. Bila dimunculkan skenario cawapres, maka jarak elektoral antara Prabowo dan Jokowi semakin menganga lebar, apalagi bila pasangan Jokowi adalah Jusuf Kalla atau Mahfud MD

"Prabowo akan lebih anjlok lagi karena elektabilitas Mahfud dan JK masih di atas ARB. Masuknya Mahfud atau JK dapat mendongkrak Jokowi, sementara kehadiran Ical tidak memberi pengaruh yang signifikan bagi Prabowo," ungkap Said.

Said menambahkan, elektabilitas ARB tak bisa di-upgrade lagi. Dan perolehan suara Golkar di Pileg pada 9 April lalu berdasarkan hitung cepat mengonfirmasi hal itu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA