Li telah membocorkan 23 dokumen rahasia dan 13 diantaranya sangat rahasia. Selain itu, dia juga telah memberikan foto instalasi dan gerakan militer China.
Berdasarkan laporan
China News, Li mulai bekerja di sebuah kota dekat pantai di Guangdong pada tahun 2000. Pada Mei 2011, dia berkenalan dengan Feige (Flying Brother), melalui
instant messaging platform QQ. Feige pun memberikan sejumlah uang tunai dengan imbalan jurnal militer melalui perpustakaan nasional.
Feige juga memberikan instruksi kepada Li, untuk melakukan pengawasan jangka panjang pada instalasi militer utama. Selain itu, sejak 2007, Feige telah merekrut 12 lainnya di Guangdong dan 40 orang di 20 Provinsi lainnya.
Selain itu, sebagaimana dilansir
BBC (Senin, 5/5),
China News memuat peringatakan Presiden Xi Jinping terkait dengan keamanan nasional. Xin Jinping memperingatkan bahwa siapa pun yang menempatkan China dalam bahaya dengan membocorkan rahasia negara tidak akan diampuni.
[mag2/ysa]
BERITA TERKAIT: