Mahasiswa Bersatu Dukung Gerakan Buruh

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 01 Mei 2014, 09:48 WIB
Mahasiswa Bersatu Dukung Gerakan Buruh
rmol news logo Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Indonesia sejak tahun 2014 ini ditetapkan menjadi hari libur nasional. Lalu apakah dengan hari libur ini penindasan dan ketimpangan yang dirasakan kelas pekerja juga hilang?

Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Lamen Hendra Saputra menilai tidak semudah itu. Perjuangan kelas buruh bukan hanya sekedar jam kerja dan upah, tapi juga perjuangan buruh sejatinya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia secara keseluruhan.

Untuk itu, kata Lamen, "Mahasiswa Bersatu" yang tergabung dari LMND, PMKRI, SMI, SGMK, FMN, PEMBEBASAN merasa memiliki kesamaan program perjuangan dengan "Sekber Buruh" untuk mensejahterakan rakyat Indonesia.

"Atas dasar itulah kami mendukung gerakan buruh hari ini," ujar dia dalam keterangannya, Kamis (1/5).

Lamen menjelaskan, beberapa diantara program yang ditawarkan dan harus dilaksnakan pemerintah adalah. Pertama, menasionalisasi aset strategis untuk pendidikan gratis, lapangan pekerjaan dan upah layak. Kedua, tangkap, adili dan sita kekayaan koruptor. Ketiga, bangun industri nasional untuk kemandirian. Keempat, reforma agraria. Kelima, hapus hutang luar negeri. Keenam, subsidi untuk rakyat miskin.

Mahasiswa Bersatu akan turun ke jalan hari ini dengan rute aksi, titik kumpul di Budaran HI Jakarta, dan akan long marc menuju Istana Negara. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA