"Untuk langkah ini diperlukan adanya ekspose perusahaan koperasu besar Asean yang metodenya malalui Asean Coop Monitor," kata Ketua Komite Perencanaan dan Evaluasi Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Mohamad Sukri, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 30/4).
Pernyataan Sukri ini terkait dengan keputusan yang diambil dalam pertemuan koperasi se-Asean (Asean Cooperative Organizations) di Bali yang berakhir pada Selasa kemarin (29/4). Acara yang digelar sejak 27 April dan dilaksanakan di wiss BelHotel Nusa Dua Bali Indonesia ini dihadiri oleh berbagai Utusan Dewan Koperasi dari berbagai negara se Asean.
Dalam hal kerjasama di sektor pertanian, ACO sepakat untuk melakukan sinergi bersama Asean Centre for Development Agricultre Coop. ACO pun mau direvitalisasi sehingga menjadi salah satu organisasi bisnis yang berafiliasi dengan Asean.
"Untuk Presiden ACO masih dijabat oleh Nurdin Halid sampai september 2014 dan akan digelar lagi pertemuan ACO general meeting untuk memutuskan kepemimpinan empat tahu ke depan," demikian Sukri.
[ysa]
BERITA TERKAIT: