Prakoso BS: GKN Memberi ‘Sesuatu’ Menjadikan Pengusaha

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 22 April 2014, 13:16 WIB
Prakoso BS: GKN Memberi ‘Sesuatu’ Menjadikan Pengusaha
Prakoso BS
rmol news logo Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Pengembangan Sumber Daya Alam kembali menggelar Gerakan Kewirausahaan Nasional  (GKN)  di Graha Isntitut Teknologi Surabaya (ITS), Selasa (22/4) pagi.  2000-an calon wirausaha pemula dari 27 perguruan tinggi se Surabaya memeriahkan acara GKN.

Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS, dalam sambutannya menyampaikan acara GKN yang di pusatkan di daerah bertujuan menjaring dan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya menjadi wirausaha yang akan berimplikasi kepada pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“GKN memberikan sesuatu mengambil bahasanya Syahrini dalam merubah maindset dari seorang pekerja menjadi wirausaha yang bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi yang lainnya. Kami hadir disini untuk  meningkatkan minat pemuda danmahasiswa menjadi wirausaha dan mengubah cara pikir mereka agar tidak melulu berharap menjadi PNS atau karyawan tapi juga terjun menjadi wirausaha,” katanya dengan disambut tepuk tangan riuh.

Prakoso, mengingatkan para mahasiswa, apabila mereka ingin sukses dalam hidup dan menjadi kaya maka jalan yangg tepat adalah menjadi wirausaha. Tapi keinginan menjadi wirausaha juga harus diiringi dengan tekad untuk "memulai" dan tidak sekedar berangan- angan.

“Untuk mendorong para pemuda menjadi wirausaha Pemerintah mengeluarkan berbagai program kebijakan antara lain melalui berbagai jenis pelatihan sampai memberi dukungan pendanaan melalui bantuan modal bagi Wirausaha Pemula sebesar maksimal Rp. 25 juta,” katanya.

Lanjut Prakoso, Provinsi Jawa Timur sangat peduli dengan program pengembangan kewirausahaan dan provinsi Jatim telah memiliki modul Pengembangan Kewirausahaan Melalui Koperasi bekerjasama dengan  27 Perguruan Tinggi se-Jawa Timur.

“Dengan diajarkannya modul tersebut di 27 perguruan tinggi Insya Alla dapat membantu mendorong minat para mahasiswa menjadi wirausaha.”

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi  Jawa timur, Biro Perekonomian Jatim,  Rektor dan  perwakilan perguruan tinggi se-Jawa Timur. Acara yang awalnya hanya disiapkan untuk 1000 peserta bertambah dua kali lipat. [dzk]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA