Demikian disampaikan ekonom Faisal Basri dalam sebuah diskusi untuk menilai jokowi dengan tema "Jokowi di Mata Intelektual", yang dilaksanakan Komunitas Bulaksumur untuk Kemenangan (Blusukan) Jokowi, di Cikini, Jakarta Pusat (Minggu, 20/4). Dalam kesempatan ini, Faisal mengaku sebagai penggemar berat Jokowi dan mendukungnya menjadi presiden.
Menurut Faisal, harus ada agenda jelas sehingga ada konsensus-konsensus baru di negara ini. Dan dengan agenda itu, Jokowi harus mendorong sistem presidensial berjalan dengan konsekuen, serta tidak dikaburkan dengan praktik parlementer yang dilakukan selama ini.
"Kalau DPR
mbalelo saat Jokowi jadi presiden, rakyat nanti yang akan marah kalau DPR membelokkan agenda rakyat. Makanya saya harap rakyat tak hanya memilih saat pilpres, tapi kawal terus presidennya," jelas Faisal.
Dengan latarbelakang Jokowi sebagai pengusaha dari bawah, Faisal yakin Jokowi paham dan bisa menggerakkan usaha kecil menengah. Jokowi bukan berasal dari konglomerasi atau penguasaan kelompok-kelompok kuat.
"Kalau kita biarkan Jokowi sendiri, dia hanya akan dikelilingi bandit-bandit besar lagi. Makanya kita harus tetap jaga dia, bahkan mendukung dengan dana. Karena dia milik, kita bukan milik konglomerasi," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: