Gambar Jokowi Brewokan Jadi Bahan Tertawaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 16 April 2014, 23:07 WIB
Gambar Jokowi Brewokan Jadi Bahan Tertawaan
ist
rmol news logo Kesibukan pembicaraan koalisi ternyata tidak hanya dilakukan oleh para elit partai. Publik di media sosial juga antusias membicarakan hal ini. Tapi, tentunya pembicaraan mereka jauh dari serius. Yang terjadi justru komentar dan gambar-gambar lucu yang membuat kita ngakak.

Di tataran elite partai, pembicaraan koalisi saat ini masih asih alot. Dari 12 partai yang menjadi peserta koalisi, baru tiga partai yang sudah betul-betul deal menjalin koalisi yaitu antara PDIP, Nasdem, dan PKPI. Sisanya, masih saling menjajaki.

Alotnya pembicaraan antara parpol ini dan sudah dealnya koalisi antara PDIP dan Nasdem justru jadi bahan lucu-lucuan. Akun @tutihand_ misalnya, dia mengunggah gambar ilustrasi hasil koalisi antara PDIP dan Nasdem. “Bagaimana hasil koalisi antara PDIP dan Nasdem? Nih dia, eng ing ong,” ucapnya.

Rupanya, hasil koalisi yang dia maksud adalah gambar Jokowi yang mengenakan kemeja khas kotak-kotak sambil mengacungkan tiga jari metal. Tapi, wajah Jokowinya sangat beda karena sebagian wajarnya ditumbuhi brewok mirip Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. Host dan juga komedian Steny Agustaf di akun @St_agustaf terbahak melihat gambar ini. “hahahaha, lol,” tawa akun @wulaanpuspita.

Akun @berurinberurin tidak mau kalah. Dia meng-capture laman sebuah facebook yang berisi seolah-olah percakapan antara Megawati, SBY, Surya Paloh, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subinato, dan Aburizal Bakrie. “Ketika para ketum partai ngomongin koalisi,” ucapnya memberi caption.

Dalam capture itu, akun facebook seolah-olah Megawati membuat status, “Huffftt, capek bangat hari ini ngurusin partaiku tercinta, tapi seneng. Akunya bobo siang dulu yahhh.” Akun seolah-olah miliki SBY, Surya Paloh, Prabowo, Ical, dan Muhaimin. Semuanya berusaha merayu agar akun seolah-olah Mega mau berkoalisi.

Melihat capture ini, akun @Niy_Def langsung ngakak kegelian. Akun @g_suhadak juga terbahak. “Hahahaha, lucu niy,” ucapnya.

Comic Ernest Prakasa di akun twitternya @ernestprakasa membuat dialog lucu yang seolah-olah dilakukan antara Jokowi dan Muhaimin. Di dialog tersebut, Jokowi menyatakan berminat koalisi dengan PKB. Muhaimin lalu menjawab boleh. Tapi yang akan diajukan sebagai cawapres Jokowi adalah Rhoma Irama. Mendengar ini, Jokowi langsung teriak, Taksi!!!.

Akun @KrisnaSadrach lebih tertarik untuk mengkawinkan nama-nama partai dan capres dalam koalisi menjadi satu singkatan yang lucu. “Nasdem koalisi sama Golkar namanya Nasgor. Prabowo koalisi sama Hari Tanoe namanya Prabotan,” tulisnya.

Akun @danrem ikut-ikutan membuat singkatan koalisi. “#barutau ternyata ada wacana koalisi Nasakom antara PBB dan PKPI. - NAsib SAtu KOMa-,” tulisnya.

Akun @MissIchaTalks mencoba bertanya ke teman-teman tentang ucapan “aku rapopo” Jokowi dan puisi “raisopopo” milik Fadli Zon, maka yang menang. Akun @ManaloeRIO langsung nyeletuk, “Akurawabo.” Wartawan politik media nasional Naufal Widi di akun @asmororofid ikut ciutan tentang ini. “#akurapopo #raisopopo #akuisopo,” tulisnya.

Akun @daikrismatono menyebut, koalisi antara parpol tidak mantap. Yang lebih mantep adalah koalisi antara buah-buahan. “Koalisi strategis antara duren, alpukat, dan kopyor telah terjadi di Jalan Belimbing, #Pekalongan,” tulisnya.

Ada juga tweeps yang melemparkan kritis pedas atas rencana koalisi para partai. “Tak ada mitra koalisi, yang ada mitra persekongkolan! LOL,” ucap akun @idettia sambil tertawa lebar.

Akun @AbasBalaprada mengaku geli mendengar berita di tivi yang menyebut ada koalisi dagang sapi. “Lihat judulnya, jadi inget PKS,” ucapnya sambil tertawa.

Sementara akun @Raesaka menyebut, khusus untuk PKS baiknya tidak koalisi dengan partai, tapi dengan FPI. “Koalisi PKS - FPI cocok sih. Tinggal dikirim ke jalur Gaza aja. “Muahahaha,” tawa akun @benyrz.

Sedangkan akun @efeliaefelia menyebut, partai yang menang di pemilu sebenarnya bukan PDIP tapi Golput, karena jumlahnya jauh lebih besar dari raihan PDIP. “Anehnya, sebagai pemenang sesungguhnya pemilu 2014, lebih dari 30 persen, partai golput dilarang mengajukan capres sendiri dan tidak diajak koalisi| LOL,” ciutnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA