Hal tersebut diimplementasikan melalui kegiatan karya bakti pipanisasi dan pembuatan tendon air bersih di dusun Kutut desa Pandansari Kec. Ngantang Kab. Malang Jawa Timur. Dimana Dusun Kutut merupakan wilayah yang terdampak paling parah di antara desa-desa lain di Kecamatan Ngantang akibat letusan gunung Kelud. Prajuirt Divisi Infanteri 2 kostrad dipimpin Asisten Teritorial Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Joko Hadi melaksanakan Karya Bakti terpadu pipanisasi dan pembuatan tandon air bersih di Dusun Kutut mulai 12 Maret hingga peresmian kemarin.
Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Bupati Malang Rendra Kresna kemarin (Selasa, 15/4) meresmikan pipanisasi dan pembuatan tandon air bersih di Dusun Kutut. Tujuan pembuatan pipanisasi tersebut guna mengatasi kesulitan air bersih bagi warga yang berada di sekitar desa Pandansari.
Gatot menyampaikan, karya bakti ini merupakan wujud kepedulian prajurit Kostrad dalam membantu masyarakat Dusun Kutut untuk memenuhi kebutuhan air bersih, akibat rusaknya saluran air bersih karena dampak dari erupsi Gunung Kelud.
Ia menambahkan upaya tersebut juga merupakan panggilan hati nurani yang senantiasa tumbuh dan berkembang di dalam hati setiap prajurit Kostrad, sesuai jati dirinya sebagai tentara rakyat yang lahir dan berjuang bersama rakyat.
"Karya bakti ini merupakan implementasi dari pengabdian prajurit Kostrad kepada rakyat yang pada hakikatnya juga kepada dirinya sendiri," ujar Gatot dalam rilisnya.
Jelas dia, melalui kegiatan karya bakti pipanisasi ini tercermin dengan jelas bahwa kemanunggalan TNI-rakyat tetap kokoh dan merupakan kekuatan sinergis yang sangat ampuh dalam menghadapi berbagai permasalahan bangsa.
Dengan selesainya pipanisasi ini, Gatot berharap agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Danmasrakat dapat memelihara secara teratur agar fasilitas yang sudah dibangun memiliki usia pakai yang lebih lama.
[rus]