Golkar Sesalkan Pertemuan Para Duta Besar Negara Sahabat dengan Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 16 April 2014, 07:15 WIB
Golkar Sesalkan Pertemuan Para Duta Besar Negara Sahabat dengan Jokowi
tantowi yahya/net
rmol news logo . Meski bisa dibenarkan, namun pertemuan beberapa duta besar negara sahabat dengan Joko Widodo, yang merupakan bakal capres dari PDI Perjuangan, dan difasilitasi oleh pengusaha Chairul Tanjung, merupakan sesuatu yang kurang layak.

Demikian disampaikan anggota Komisi I dari Fraksi Golkar, Tantowi Yahya, kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa malam (15/4).

Menurut Tantowi, selain menimbulkan berbagai penafsiran di masyarakat, pertemuan itu juga  menunjukkan keberpihakan atau preferensi negara-negara tersebut kepada satu calon presiden. Tentu saja,  dalam kapasitas mereka sebagai perwakilan negara masing-masing, tidak sepatutnya mereka terlibat dalam urusan kontestasi di Indonesia.

"Apapun dalih yang mereka sampaikan," tegas Tantowi.

Sebagai wakil resmi negara-negara sahabat, lanjut Tantowi, seharusnya mereka dapat menjaga perasaan capres-capres lain yang belum tentu kalah dalam kontestasi presiden nanti. Dan pertemuan bisa dilakukan dengan presiden terpilih walau belum dilantik, dan itu lazim dilakukan.

"Saya rasa wajar apabila Menlu Marty Natalegawa menyentil dengan halus para dubes tersebut," demikian Tantowi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA