KRISIS MESIR

Berbagai Organisasi Media Desak Pemerintah Mesir Bebaskan Tiga Jurnalis yang Ditahan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 08 April 2014, 08:47 WIB
Berbagai Organisasi Media Desak Pemerintah Mesir Bebaskan Tiga Jurnalis yang Ditahan
ilustrasi/net
rmol news logo . Berbagai organisasi media di berbagai negara menyerukan agar pemerintahan transisi Mesir segera membebaskan tiga jurnalis Al-Jazeera yang ditangkap sejak 100 hari lalu.

Ketiga juranlis yang ditangkap sejak Desember tahun lalu di sebuah hotel itu adalah Peter Greste, Mohamed Adel Fahmy, dan Baher Mohamed. Mereka ditangkap karena dituding membela kelompok Ikhwanul Muslimin, yang oleh pemerintahan militar hasil kudeta dinilai sebagai kelompok terlarang.

Ketiga jurnalis itu sendiri, sebagaimana dilansir BBC (Senin, 7/4), menolak semua tudingan dan menilai semua tuduhan itu sebagai sesuatu yang absurd.

Kembali ke aksi berbagai organisasi media, 100 hari penangkapan dan penahanan itu menjadi momentum untuk menyuarakan kekebebasan berekspresi. Mereka berpartisipasi dalam gerakan diam di seluruh dunia untuk memprotes penangkapan itu.

Cara aksi mereka adalah menutup mulut dengan pita hitam sebagai protes simbolis terhadap penindasan kebebasan berbicara.

Selain itu, di dunia maya atau sosial media, mereka berkempannye di twitter dengan hastag #freejournalism. [mag3/ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA