Prabowo Bisa Dinilai Tak Matang Secara Emosional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 27 Maret 2014, 14:32 WIB
Prabowo Bisa Dinilai Tak Matang Secara Emosional
prabowo/net
rmol news logo . Politik adalah persepsi. Dan saat ini ada pergeseran persepsi pemilih.

Awalnya, pemilih mengidolakan figur hero. Namun saat ini, mereka merindukan dan menyukai figur yang jujur, bersahaja, dan merakyat.

Perubahan persepsi ini pun muncul di kalangan anak-anak muda.

Karena itu, kata pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Ari Dwipayana, gaya komunikasi politik Prabowo Subianto yang terkesan ofensif dan emosional sangat kontraproduktif. Publik akan menilai Prabowo, dan juga Gerindra, tidak memiliki kematangan emosional.

"Bahkan, publik bisa menilai ini temperamental dan cepat kalap dalam hadapi situasi krisis. Ini juga menunjukkan kualitas kepimpinannya," kata Ari Dwipayana beberapa saat dihubungi wartawan beberapa saat lalu (Kamis, 27/3).

Prabowo, dalam beberapa kesempatan kampanye, banyak menyindir lawan-lawan politiknya yang dinilai tidak konsisten dengan janji-janjinya. Sikap Prabowo ini bahkan diikuti langkah elit Gerindra lainnya yang mencari celah untuk terus memojokkan yang lain. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA