KPK Harus Bongkar Skenario Membalikkan Kasus SKK Migas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 20 Maret 2014, 20:15 WIB
KPK Harus Bongkar Skenario Membalikkan Kasus SKK Migas
ilustrasi/net
rmol news logo . Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera membongkar upaya pihak tertentu yang diduga menskenariokan kasus korupsi di SKK Migas untuk menutupi keterlibatan pihak tertentu. KPK juga harus segera mengungkap dan menangkap para mafia Migas yang ingin membelokan perkara ini agar pihak tertentu tak terjamah hukum.

"KPK segera mengusut dugaan adanya skenario atau kesaksian palsu yang telah dibuat dalam pertemuan rahasia di karaoke, serta memeriksa para mafia migas yang kami duga seperti JW, WP, GP dari pihak SKK maupun petinggi polisi berinisial Jenderal S," kata  Ketua Presidium Komisi Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), Haris Pertama.

Selain itu, imbuhnya, KPK juga harus segera memeriksa para petinggi SKK Migas lainnya, yakni Deputi Pengendalian Keuangan Akhmad Syakhroza, Deputi Umum Gerhard Marteen Rumesser, serta Deputi Evaluasi dan Pertimbangan Hukum Lombok Hamongan Hutauruk.

"KPK juga harus memeriksa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro dan mantan BP Migas Raden Priyono," ujarnya.

Selain itu, imbuh Haris, KPK juga harus mengkonfirmasi kebenaran tentang adanya pertemuan sejumlah pejabat penting di ruang karaoke Gangnam Internasional di bilangan Grand Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan seperti dilansir sebuah media online.

"Kamerad mencurigai bahwa penyebutan nama keluarga Cikeas oleh para saksi korupsi Migas ada hubungannya dengan pertemuan rahasia tersebut," tandas Haris, dalam aksi bersama 100 orang anggota Kamerad (Kamis, 20/3). [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA