Dan idealnya, kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, sebelum Jokowi benar-benar sibuk dengan pancapresan, dia harus sudah bisa memantapkan pondasi pembangunan Jakarta. Sebab Jakarta tidak bisa dipimpin dengan gaya percobaan-percobaan.
"Jakarta butuh lebih dari sekedar percobaan, dan saya kira, Jokowi belum membangun pondasi pembangunan itu," kata Hendri dalam
talkshow di salah satu televisi sawsta pagi ini (Senin, 17/3).
Hendri pun menilai, seharusnya Jokowi ini bisa lebih
gentle. "Minimal meminta izin kepada Warga Jakarta untuk maju dalam capres. Sejak dicapreskan kan dia belum minta izin," ungkap Hendri.
Hendri memaklumi bila ada orang PDI Perjuangan yang mengatakan, Jokowi akan bisa menuntaskan persoalan Jakarta bila kelak menjadi presiden. Namun menurut Hendri, argumen ini jelas dibuat-buat dan tidak pas.
"Sebagai presiden ia harus urus dari Sabang sampai Merauke. Dan ada juga daerah yang persoalannya lebih dari Jakarta. Pencapresan itu juga harus memiliki analisa dan manajerial secara nasional, bukan hanya urus Jakarta," demikian Hendri.
[ysa]
BERITA TERKAIT: