Pencapresan Jokowi Pertaruhan Besar bagi Megawati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 17 Maret 2014, 08:08 WIB
Pencapresan Jokowi Pertaruhan Besar bagi Megawati
mega-jokowi/net
rmol news logo . Bisa jadi pencapresan Jokowi oleh PDI Perjuangan merupakan reaksi spontan. Sebab pengumuman pencapresan Jokowi dilakukan pada 14 Maret, tepat dua hari menjelang hari kampanye.

"Mungkin PDIP dalam pileg itu takut suara turun, atau tidak mendapat tambahan suara," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, dalam talkshow di salah satu televisi sawsta pagi ini (Senin, 17/3).

Hendri Satrio menilai, dalam setahun ini memang trend politik Jokowi naik terus. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan PDI Perjuangan untuk menaikan suara.

Hendri pun mengingatkan, bila trend politik Jokowi ini turun, maka ini sangat berdampak besar bagi PDI Perjuangan.

"Pencapresan Jokowi ini pertaruhan besar bagi Megawati dan PDI Perjuangan," ungkap Hendri, sambil mengatakan, dari sisi komunikasi politik, masih ada persoalan dalam pencapresan Jokowi.

Dari sisi komunikasi politik, Hendri menjelaskan, sebelum DPP PDI Perjuangan mengumumkan pencapresan Jokowi, Jokowi sudah mengumumkan diri sendiri dalam kunjungan ke Marunda bahwa ia siap menjadi capres. Di saat yang sama, hingga saat ini, sejak pencapresan Jokowi, belum terlihat Megawati bersama lagi dengan Jokowi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA