Ratusan buruh dari sepuluh serikat menyatakan deklarasi mendukung Jokowi di Komplek Kawasan Industri Medan II, Jalan Pulau Solor Mabar, Kota Medan, kemarin (Sabtu, 15).
Ketua FSPMI Sumut, Minggu Saragih mengatakan, dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta itu digalang secara spontan dilakukan. "Setelah Jokowi resmi didukung PDIP, kami berembug menyatakan dukungan untuk Jokowi," kata Minggu kemarin di Medan.
Minggu juga mengatakan, alasan buruh mendukung Jokowi karena eks walikota Solo itu melalui keputusannya mendukung upah layak bagi buruh Jakarta.
"Dan kami percaya jika Jokowi jadi Presiden RI, upah buruh layak akan menjadi pusat perhatiannya," tambahnya.
Sementara itu Juru Bicara Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) Sumut, Arsula Gultom mengatakan, untuk memudahkan komunikasi antar serikat buruh pendukung Jokowi itu, mereka sepakat melebur dalam wadah Aliansi Rakyat Merdeka.
"Kami ini melakukan deklarasi tidak melakukan persiapan bahkan sebagian dari buruh pendukung Jokowi sedang bekerja. Kami mencuri-curi waktu datang ke deklarasi ini," ujar Gultom.
Ia juga menuturkan ke sepuluh organisasi buruh pendukung Jokowi antara lain: Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Logam Elektronik dan Metal (SPSI LEM); SBSI 1992, Serikat Pekerja Nasional, Gaspermindo, SBMI Merdeka, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSMPI), Serikat Buruh Sejahtera Independen (Sejati), dan Serikat Buruh Bersatu Indonesia.
"Untuk mendukung pencalonan Jokowi secara besar-besaran kami buruh akan mengundang Jokowi saat peringatan May Day (1/5) di Medan," tandas Gultom.
[rus]
BERITA TERKAIT: