"Secara politis, jelas tidak tertutup adanya kemungkinan (Jokowi-Hatta) itu. Hatta jelas punya partai politik yang mendukung, punya pengalaman," kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), R Siti Zuhro, saat dihubungi wartawan beberapa saat lalu (Sabtu, 15/3).
Menjadi Ketua Umum PAN adalah salah satu kelebihan Hatta Radjasa. Ditambah lagi, Hatta adalah salah satu tokoh Islam yang dianggap berpotensi menjadi pemimpin nasional. Kelebihan lain Hatta adalah indeks kepemimpinan sebagaimana dilansir Indobarometer dan Lembaga Psikologi Politik (LPP) UI. Indek kepemimpinan Hatta adalah 6,15 di bawah Jokowi, Prabowo, Megawati dan Aburizal Bakrie.
"Kalau memang komunikasinya baik, sangat dimungkinkan berpasangan dengan Jokowi, Hatta akan menjadi eksekutor kebijakan. Jokowi lebih pada membuat kebijakan," imbuhnya.
Hanya saja, Siti juga mengingatkan semua itu bisa terjadi apabila Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bisa diyakinkan melalui komunikasi di antara kedua partai. Seperti diketahui, kata Siti, Megawati sangat selektif bila memilih tokoh yang akan diusungnya.
"Kalau Bu Mega bisa
welcome dengan PAN dan Hatta, tidak tertutup kemungkinan untuk Jokowi-Hatta," tandasnya, sambil mengatakan PAN harus memastikan bisa tetap bertahan di Parlemen dalam periode mendatang dengan bekerja keras di Pileg April 2014.
[ysa]
BERITA TERKAIT: