Di Usia 50 Tahun IMM Terus Berkarya untuk Indonesia Berkemajuan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 14 Maret 2014, 07:06 WIB
Di Usia 50 Tahun IMM Terus Berkarya untuk Indonesia Berkemajuan
ilustrasi/net
rmol news logo . Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), hari ini (Jumat, 14/3), telah memasuki usia ke-50 tahun. IMM lahir pada 14 Maret 1964, sebagai keharusan sejarah, yang saat itu bangsa Indonesia mulai memasuki masa krisis, baik secara ekonomi maupun politik.

Selama 50 tahun berjalan, kata Ketua DPP IMM Edi Setiawan, IMM sudah banyak berkiprah, baik dalam lingkup lokal, regional maupun internasional, khususnya dalam pengembangan dunia intelektual. IMM pun selalu mengembangkan karya untuk bangsa.

"Sebagai organisasi mahasiswa, IMM terus menerus berusaha untuk selalu meningkatkan kualitas intelektual, kemudian menghasilkan kader-kader yang akan siap berkarya untuk bangsa yang lebih bermartabat. Hal ini sesuai dengan salah satu trilogi IMM, yaitu intelektualitas," kata Edi Setiawan, yang juga penulis di beberapa media massa ini, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 14/3).

Terkait dengan momentum Milad tahun ini, lanjut Edi, yang tumbuh dalam lingkaran akademisi dan cendekiawan "Madzhab Ciputat" di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, IMM mengangkat tema "Terus Berkarya untuk Indonesia Berkemajuan." Milad tahun ini pun lebih menitikberatkan pada perlombaan yang bersifat ilmiah seperti lomba essay, cipta lagu, cipta puisi dan lain-lain. Acara ini juga diselenggarakan serentak oleh semua DPD IMM seluruh Indonesia.  

"Dalam acara Milad IMM Setengah Abad ini, IMM terus menggelorakan gerakan intelektual yang diidealkan mempunyai karakter keilmuan kritis-transformatif, pro perubahan kapan dan dimana pun berada," demikian Edi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA