Direktur Education New Zealand (ENZ) untuk Wilayah Asia Tenggara, Izak Human, menyatakan bahwa Selandia Baru menganggap pelajar Indonesia merupakan elemen penting yang memperkuat hubungan kedua negara. Pendidikan, lanjutnya, juga telah memainkan peran utama dalam membentuk hubungan bilateral itu.
"Kami menawarkan paket lengkap, kualitas pendidikan yang tinggi, pengalaman belajar, dan gaya hidup yang menyenangkan," ujarnya dalam dalam konferensi pers di Sentra Senayan II, Jakarta (Senin, 10/3).
Human juga menegaskan bahwa sesuai dengan kebijakan yang baru, para pelajar diperbolehkan untuk bekerja sampingan sebanyak yang mereka kehendaki. Pelajar penerima beasiswa, sambung Human, juga akan mendapat fasilitas tambahan berupa pelatihan bahasa Inggris secara intensif.
"Pelajar diperbolehkan bekerja hingga 20 jam per minggu di masa belajar dan 40 jam per minggu semasa liburan," tambah Human.
Untuk mempromosikan kerjasama pendidikan tersebut, ENZ yang merupakan badan pemerintah Selandia Baru yang bertugas untuk mempromosikan dan mewakili pendidikan negara di tenggara Australia itu secara internasional, berencana menggelar pameran pendidikan Selandia Baru di Hotel Grand Hyatt, Jakarta pada Minggu (16/3).
Dikatakan oleh Manajer Pemasaran ENZ Yenny Chen, acara tersebut sedianya akan dibuka secara langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Ketrampilan dan Ketenagakerjaan Hon Steven Joyce.
"Acara yang sama juga dihelat di Surabaya, tepat satu hari sebelum di Jakarta digelar," ujarnya.
Sementara itu, pendaftaran untuk mengikuti program New Zealand ASEAN Scholarship ini akan ditutup pada 22 April 2014.
[ysa]
BERITA TERKAIT: