Bertepatan dengan dilantiknya PSSI Sulut hari ini (Sabtu, 9/3), Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin menandai digelarnya Liga Sulut, yang merupakan Liga sepakbola pertama di Sulut. Liga Sulut tersebut akan menjadi tonggak kebangkitan sepakbola di Sulawesi Utara yang sempat mati suri. Diharapkan dengan terselenggaranya Liga Sulut akan mencetak pemain-pemain handal yang menjadi harapan Indonesia ke depan.
"Liga Sulut ini merupakan bukti bahwa PSSI dibawah Jackson Kumaat benar-benar ingin membangkitkan sepakbola Sulut. Baru kali ini ada kepengurusan PSSI yang begitu dilantik langsung memiliki program jitu yakni Liga Sulut. Saya yakin liga ini akan menjadi pencetak pemain-pemain handal nasional," kata Djohar usai melantik kepengurusan PSSI Sulut di Manado, Sabtu (8/3).
Liga Sulut akan terbagi dalam empat zona, yakni Zona Manado, Zona Nusa Utara, Zona Bolaang Mongondow Raya dan Zona Minahasa Raya. Event perdana Liga Sulut akan diikuti oleh 18 tim, yang tercatat sebagai anggota PSSI. Mereka adalah PS. Manado, Persibom, Persmin, Persital, Persis dan beberapa tim handal lainnya. Liga Sulut sendiri akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 180 juta.
Djohar juga berharap, Liga Sulut ini bisa menghasilkan pemain-pemain sepakbola nasional seperti Firman Utina, Reynald Mewengkang dan Jendry Pitoy, yang merupakan putra asli Sulawesi Utara, dan pernah menjadi pemain nasional dan membawa nama harum Indonesia baik secara nasional maupun internasional.
[rus]
BERITA TERKAIT: