Kamar Penuh, RSUD Kota Tangerang Tolak Pasien Miskin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 06 Maret 2014, 17:43 WIB
Kamar Penuh, RSUD Kota Tangerang Tolak Pasien Miskin
foto:net
rmol news logo Malang benar nasib Muhammad Syahrulloh (33) sudah hampir satu bulan lebih dirinya menderita penyakit Tuberkulosis (TB) tulang belakang.

Sebelumnya Syahrulloh dibawa ke RS Siloam Tangerang untuk dirawat inap namun diarahkan ke RSUD Tangerang karena alasan kamar penuh. Sementara perawatan bagi penderita TB tulang hanya ada di RSUD Kota Tangerang.

Setelah dibawa ke RSUD Kota Tangerang, pihak keluarga Syahrulloh mengajukan BPJS. Namun pihak RSUD berkata tidak bisa dipakai dengan alasan sebelumnya memakai Jamkesda.

Setelah satu bulan lamanya pihak keluarga Syahrulloh mengikuti prosedur yang berlaku akhirnya mendapat surat rujukan dari dr Ari, ahli poliortopedi, untuk segera dioperasi di RSUD Tangerang.

Bukannya langsung mendapat perawatan, pihak RSUD justru terkesan mempersulit Syahrulloh untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Pihak keluarga menginginkan Syahrulloh langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetapi pihak RS malah menganjurkan untuk memesan kamar terlebih dahulu.

"Sebelum itu saya tanya kamar yang kosong, katanya penuh coba hari Senin ditelepon dulu untuk kamar. Senin saya telepon katanya penuh juga," papar Ozi kakak Syahrulloh melalui pesan singkatnya.
 
Akhirnya, kata Ozi, dirinya memaksakan adiknya Syahrulloh yang masih terbaring lemas tak berdaya dan hanya bermodalkan rujukan BPJS dan Jamkesda untuk datang lagi ke RSUD Kota Tangerang pada Jumat pagi, 28 Februari 2014, dengan harapan mendapat penanganan yang semestinya.

"Saya pun daftar jawabannya tetap sama seperti seminggu yang lalu saya telepon, maaf pa kamar penuh dan diminta telepon lagi hari Rabu atau Kamis ya pa. Masya Allah, sulit sekali ya nasib orang tak berkecukupan memang beginikah? Sakit memang tak boleh menghampiri orang seperti kami! sulit sekali untuk mendapatkan pengobatan layak," keluh Ozi.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA