Demikian hal lain yang disampaikan Presiden SBY dalam kultwitnya malam ini (Minggu, 2/3 mengenai riset Gunung Padang.
Hari Rabu lalu (25/2) SBY mengunjungi Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat. Dalam kunjungan yang didampingi sejumlah menteri dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan itu, SBY mendengar langsung penjelasan dari sejumlah ahli yang tergabung dalam TTRM yang dikordinir Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) Andi Arief.
Itu adalah kali kesekian SBY mendengarkan hasil riset Gunung Padang. Sebelumnya, pada Mei tahun lalu, SBY juga sudah mendapatkan penjelasan mengenai riset yang sedang dilakukan. Dalam pertemuan di Istana ketika itu, SBY juga mendengarkan pemaparan mengenai peta kebencanaan di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Jakarta.
"Pemerintah, baik pusat maupun Jabar, perlu memberikan dukungan terhadap penelitian dan insya Allah pemugaran situs budaya Gunung Padang ini," tulis SBY.
Sambungnya, jika pemugaran telah dilakukan dan misteri "kebesaran" Indonesia masa silam dihadirkan, situs Gunung Padang akan menjadi obyek wisata dan penelitian dunia.
Dalam kultwit itu SBY juga menyinggung pro dan kontra yang mengiringi riset terpadu itu.
"Selalu ada pro dan kontra. Mari berikan ruang dan dukungan pada para peneiliti yang dengan gigih gigih bekerja keras ingin menyumbang sesuatu untuk negerinya," demikian SBY.
[dem]
BERITA TERKAIT: