Seperti dilansir
Daily Mail, sikat gigi tersebut akan menunjukkan pesan melalui ponsel yang menjelaskan kepada penggunanya mengenai informasi giginya. Pesan tersebut menjelaskan dan mengoreksi cara penggunanya menyikat gigi dan memberikan saran untuk memperbaiki cara menyikat gigi.
Jika pengguna menyikat gigi terlalu kuat, maka ponsel akan menerima sinyal dari sikat gigi dan menunjukkan peringatan untuk mencegah kerusakan gusi.
Selain itu, aplikasi di ponsel juga dilengkapi dengan virtual stopwatch untuk menghitung sikatan yang diperlukan penggunanya. Pasalnya, menurut keterangan para ahli, kebanyakan orang tidak menyikat gigi sesuai rekomendasi yakni selama dua menit.
Pada akhir penyikatan gigi, ponsel akan menunjukkan ringkasan dari pembersihan gigi penggunanya dan memunculkan sejumlah tips mengenai perbaikan cara menyikat gigi yang harus dilakukan selanjutnya.
Aplikasi tersebut juga bisa dipersonalisasikan dengan bantuan dokter gigi untuk memberikan perhatian lebih pada sejumlah area khusus di mulut. Sikat gigi tersebut dibandrol dengan harga 199 Poundsterling dan diperkirakan akan merambah pasar Inggris Juni mendatang.
Aplikasi yang terhubung dengan sikat gigi tersebut akan disediakan gratis bagi pengguna ponsel iPhone dan android. Aplikasi juga akan menunjukkan peringatan ketika tiba waktunya bagi pengguna untuk pergi ke dokter gigi dan mendeteksi tempat perawatan gigi terdekat dari wilayahnya.
Selain itu sikat gigi juga mampu mengatur hingga enam mode penggunaan yang akan menyesuaikan dengan gerak sikat, yakni untuk pembersihan sehari-hari, pembersihan mendalam, perawatan gusi, sensitif, atau pembersihan lidah.
[wid]
BERITA TERKAIT: