Apalagi, SBY tidak hanya menunjukkan rasa empatinya terhadap para korban bencana alam, namun juga ikut merasakan kesulitan yang dihadapi korban dengan ikut makan nasibungkus bersama di tenda pengungsian bencana erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur.
"Apresiasi terbesar untuk SBY adalah dengan memberikan garansi bahwa pemerintah pusat dan daerah akan memberikan bantuan untuk perbaikan rumah, lahan pertanian, peternakan, dan fasilitas umum yang rusak akibat bencana erupsi Gunung Kelud," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Amidhan, saat dihubungi wartawan beberapa waktu lalu (Jumat, 21/2)
Menurut Amidhan, kunjungan SBY turun ke bawah ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai kepala negara. Artinya, kedekatan SBY dengan rakyat tak perlu dipolitisir. Alasannya, kegiatan yang dilakukan SBY sebagai kepala negara semata-mata hanya ingin lebih mendekatkan diri dengan rakyat.
"Saya sangat menyayangkan jika langkah positif SBY harus mendapat cibiran. Padahal itu murni Presiden ingin semakin dekat dengan rakyat di akhir masa pemerintahannya," demikian Amidhan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: