Sebut Pemilu Bisa Ubah Sejarah, Priyo Budi Santoso Gombal!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 20 Februari 2014, 08:23 WIB
Sebut Pemilu Bisa Ubah Sejarah, Priyo Budi Santoso Gombal<i>!</i>
priyo budi santoso/net
rmol news logo . Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR yang juga Ketua DPP Golkar, dinilai tidak mengerti hakikat demokrasi dan hak asasi manusia (HAM).

Penilaian ini disampaikan mantan anggota DPR yang juga mantan tahanan politik di era Soeharto, Sri Bintang Pamungkas, kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 19/2). Pernyataan Sri Bintang ini terkait dengan omongan Priyo yang menilai golput itu sangat merugikan, dan pemilu merupakan momentum untuk mengubah sejarah

"Priyo Budi Santoso gombal," kata Bintang, tokoh oposisi nasional yang juga pendiri Partai Uni Demokrasi Indonesia (Pudi).

Bintang menegaskan, hak memilih sama dengan hak tidak memilih. Hal ini sesuai dengan pasal 28 UUD 1945 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat secara lisan, tulisan dan lain-lain. Termasuk di dalamnya adalah golput. Karena itu, menghukum golput atau yang menolak pemilu sama dengan mengkhianati Konstitusi.

"Priyo, kami tidak cuma golput. Kami tolak pemilu sebab tidak bermanfaat. Karena pemilu saat ini memilih orang-orang gombal, perampok, pembunuh, penculik, koruptor, dan boneka yang tak paham hukum," demikian Bintang. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA