Sejak Awal, Konvensi Capres Demokrat Memang Tidak Realistis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 18 Februari 2014, 07:28 WIB
Sejak Awal, Konvensi Capres Demokrat Memang Tidak Realistis
ilustrasi/net
rmol news logo . Terbukti, Konvensi Capres Partai Demokrat digelar karena elektabilitas partai berlambang bintang mercy ini sangat rendah di mata rakyat.

Demikian disampaikan pendiri sekalius Presiden Negarawan Center, Johan O Silalahi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 18/2).

Pernyataan Johan ini menanggapi perkataan Ketua Dewan Pembina Demokrat, EE Mangindaan, yang menyebutkan bahwa jika Demokrat hanya memperoleh 7 sampai 10 persen dalam Pemilu mendatang, Demokrat akan mengusung pemenang Konvensi sebagai cawapres atau bahkan hanya dijatah posisi menteri.

"Sejak awal Konvensi diadakan, sesungguhnya tidak realistis jika Demokrat memposisikan konvensi tersebut untuk menjaring calon Presiden karena realitas elektabilitas Demokrat saat direncanakannya konvensi ini sudah menurun jauh," jelas Johan.

Bahkan, lanjut Johan,  berdasarkan prediksi interpolasi elektabilitas Demokrat, memang sangat kecil kemungkinannya bisa mencalonkan seseorang menjadi calon presiden. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA