NU-Lion Bukan Servis Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 17 Februari 2014, 07:56 WIB
NU-Lion Bukan Servis Politik
cak imin, rusdi dan kiai said/net
rmol news logo . Direktur Utama Lion Group Rusdi Kirana menyiapkan dana Rp 1 triliun untuk kegiatan pengembangan perekonomian warga Nahdlatul Ulama (NU). Nota kesepahaman (MoU) resmi ditandatangani oleh Rusdi Kirana dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj.

Lembaga yang diklaim bakal membackup kegiatan ekonomi kelas kecil menengah warga Nahdliyin ini sekaligus disiapkan untuk melanjutkan cita-cita ekonomi Gus Dur.

Rusdi Kirana mengatakan, program NU-Lion merupakan wujud terima kasihnya kepada NU yang telah mengambil peran cukup penting dalam menjaga kebhinnekaan Indonesia. Menurut Rusdi, program ini bukan semata servis politik jelang pemilu 2014.

"NU-Lion benar-benar saya persembahkan untuk NU dan Indonesia," ungkapnya.

Kiai Said mengapresiasi realisasi program NU-Lion tersebut. Menurutnya, keputusan membangun kerjasama ekonomi dengan PBNU sudah tepat. Apalagi dengan niat tulus untuk membesarkan warga NU.

"Sudah pas kalau pak Rusdi gabung PKB dengan nawaitunya membesarkan warga Nahdliyin," tandasnya.

Kiai Said juga menegaskan, NU memiliki modal sejarah cukup besar dan nyata dalam ikut membangun pondasi berdirinya NKRI. Karena itu NU tidak boleh dipinggir, NU tidak boleh jadi penonton.

Acara MoU yang digelar di Pondok Pesantren Nurantika Tangerang, Banten kemarin (16/2) ini juga dihadiri oleh, Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin, KH Abd Ghofur, Menakertrans yang juga Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Menteri PDT Helmy Faishal Zaini. Semantara Rusdi Kirana kini sudah tercatat sebagai kader PKB, Rusdi menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PKB. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA