GM FKPPI Desak Pemerintah Singapura Minta Maaf!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 11 Februari 2014, 13:42 WIB
GM FKPPI Desak Pemerintah Singapura Minta Maaf<i>!</i>
usman-harun/net
rmol news logo . Singapura harus memahami bahwa penamaan KRI Usman Harun merupakan penghormatan kepada pahlawan yang yang telah berjuang demi kedaulatan bangsa dan negara.

Karena itu, kata Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri  (GM FKPPI) DKI Jakarta, Arif Bawono, pihaknya menolak keras sikap naif dan provokatif pemerintah Singapura yang menyebut Usman-Harun sebagai teroris dan pengecut.

"GM FKPPI DKI Jakarta juga menuntut Pemerintah Singapura untuk meminta maaf atas pernyataan Pejabat Sementara Menteri Sumber Daya Manusia Singapura Tan Chuan-Jin yang menyebut Usman dan Harun sebagai pengecut dalam akun facebook miliknya," umgkap Arif beberapa saat lalu (Selasa, 11/2).

Di saat yang sama, Arif meminta pemerintah Republik Indonesia untuk bersikap tegas dan konsisten dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu dengan tidak menunjukan sikap kompromi atas reaksi Singapura terhadap penamaan kapal TNI AL Usman-Harun.

"Apabila Pemerintah Singapura terus-menerus memprovokasi penamaan kapal Usman-Harun dan terus menerus mendeskreditkan Usman-Harun sebagai teroris dalam pemberitaan medianya, maka kami mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk memutuskan hubungan kerjasama dengan Singapura," demikian Arif. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA