"Saya ingin Bengkulu bisa meniru kesuksesan Korea Selatan menjadi sebuah bangsa yang besar di Asia, bahkan di dunia. Pemimpin Korea Selatan di era 1970-an terkesan dengan salah satu ayat yang ada dalam Al Quran, yang terjemahannya: Allah tidak akan mengubah sebuah kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya," ujar Tifatul dalam kata sambutan pembukaan HPN Expo 2014 dan Pasar Rakyat di Sport Center kawasan Pantai Panjang Bengkulu, Kamis malam (6/2).
Ayat itulah, kata Tifatul, yang kemudian dipakai pemimpin Korea tersebut untuk memotivasi bangsa Korea agar maju. Maka lalu muncul perusahaan otomotif semisal KIA, Hyundai, Daewoo, serta industri lain misalnya Samsung, dan lain-lain.
"Dengan digelarnya Hari Pers Nasional di Bengkulu, diharapkan provinsi ini bisa bangkit dan sejajar dengan provinsi lain. Manfaatkan kedatangan para insan pers untuk menunjukkan potensi Bengkulu, karena mereka adalah para marketing yang bisa memperkenalkan Bengkulu ke dunia luar," kata politisi PKS ini.
Bengkulu, kata Tifatul, harus memiliki konektivitas dengan wilayah lain jika ingin maju dan berkembang, terutama di era digital dan serbacepat seperti sekarang ini.
Setelah memberikan kata sambutan, Menteri Tifatul Sembiring seperti disiarkan di situs resmi HPN (
www.hpnindonesia.com), secara resmi membuka HPN Expo dan Pasar Rakyat ditandai dengan pembacaan basmalah dan pemukulan tabot (gendang besar khas Bengkulu) di panggung acara.
Dalam acara pembukaan HPN Expo dan pasar rakyat tersebut tampak hadir pula Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, Dirjen Informasi Komunikasi Publik (IKP) Fredy Tulung, Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Bagir Manan, SH, Ketua Panitia Pusat HPN Rita Sri Hastuti, Kepala Sekretariat PWI Pusat Rudi Ardianto, Dewan Pers Agus Muktaromo, Ketua PWI Margiono, Ketua PWI Cabang Bengkulu, Sukatno serta kalangan pejabat FKPD Provinsi Bengkulu.
[rus]
BERITA TERKAIT: