Somasi Picu Gerakan Melawan SBY Semakin Besar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 31 Januari 2014, 14:47 WIB
Somasi Picu Gerakan Melawan SBY Semakin Besar
sby/net
rmol news logo . Langkah SBY melayangkan somasi kapada Rizal Ramli memunculkan sentimen negatif. Masyarakat pun semakin tidak bersimpati pada SBY, terutama bila somasi dilakukan dengan cara membabi buta. Bahkan, somasi ini akan menjadi pemicu gerakan melawan SBY semakin besar.

"Rizal Ramli saja sudah didukung oleh ratusan pengacara yang siap menghadapi somasi SBY, apalagi nanti kalau banyak pihak yang akan disomasi, bisa lebih besar lagi perlawanannya," kata peneliti senior Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, beberapa saat lalu (Jumat, 31/1).

Menurut Karyono, SBY lebih baik fokus menyelesaikan pekerjaannya yang belum tuntas, daripada harus merespon pernyataan atau kritikan dari berbagai kalangan yang menyangkut dirinya. SBY perlu ingat juga, sebagaimana hasil survei berbagai lembaga, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja SBY kian menurun. Begitu pun tingkat kepercayaan publik terhadap SBY sebagai presiden juga semakin merosot.

"Dalam kondisi seperti ini, jangan sampai rakyat semakin antipati. Oleh karena itu, SBY perlu hati-hati mensomasi orang. Jangan sampai somasi dilakukan secara serampangan yang justru akan melahirkan gerakan reformasi jilid II," ucap Karyono. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA