Belakangan, elektabilitas Jokowi ini mulai dibicarakan masyarakat luas. Muncul juga beberapa pemberitaan yang menyebutkan elektabilitas Jokowi ini merupakan hasil rekayasa secara sistematis dan terstruktur.
Bahkan, muncul pemberitaan yang menyebutkan ada orang asing di balik popularitas Jokowi.
Orang asing yang dimaksud adalah Stanley Bernard Stan Greenberg, yang disebutkan sebagai konsultan politik, pollster, ahli strategi pemenangan pemilu dan pilpres nomor wahid di dunia.
Disebutkan juga, Stan Greenberg adalah Ketua Korps Demokrat Amerika Serikat (AS), yang merupakan sahabat karib konglomerat Indonesia James Riady.
Soal James Riady ini, sudah lama disebut-sebut dan dibicarakan di media sosial sebagai aktor di balik ketenaran Jokowi.
Nama James Riady juga muncul dalam sebuah gambar yang menyebar melalui pesan singkat,
blackberry messenger dan media sosial lainnya.
Dalam gambar atau diagram yang kemudian tersebar dengan judul "Peta Kekuatan Jokowi" ini, James Riady terbaca sebagai sosok yang menghubungkan Jokowi dengan lingkar jaringan internasional seperti Arkansas Connection.
James Riady juga yang disebut memberi dukungan kepada Jokowi melalui berbagai lembaga survei, media, kalangan kampus, dan beberapa LSM.
Begitulah, di tengah hasil survei beberapa lembaga yang dipublikasikan, dugaan manipulasi elektabilitas jokowi juga dibicarakan masyarakat luas.
[ysa]
BERITA TERKAIT: