Susaningtyas: Peluncuran Buku SBY Tak Bisa Dipertentangkan dengan Kondisi Banjir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 18 Januari 2014, 19:03 WIB
Susaningtyas: Peluncuran Buku SBY Tak Bisa Dipertentangkan dengan Kondisi Banjir
susaningtyas/net
rmol news logo . Momentum peluncuran buku Selalu Ada Pilihan karya SBY pada Jumat malam (17/1) tidak bisa dilihat dengan kacamata oposisi biner hitam putih, atau dengan pandangan dikotomis positif negatif.

Misalnya, kata anggota Komisi I dari Fraksi Hanura, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, dengan membandingkan atau mempertentangkan peluncuran buku dengan kondisi banjir yang memang memprihatinkan. Dan apalagi, SBY juga tidak menggelar acara peluncuran dengan berlebihan atau mewah.

"Lagi pula, semalam kebetulan saya hadir. Pak SBY jelaskan kenapa tanggal 17 Januari karena JCC kosongnya tanggal itu," kata Nuning, biasa Susaningtyas disapa, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 18/1).

Nuning berpandangan buku setebal 824 halaman itu seperti published own diary , atau dengan kata lain buah pikiran yang dituangkan dalam tulisan.
"Ya mungkin mau dijadikan kenang-kenangan saat sudah tidak memerintah lagi ya," ungkap Nuning, yang juga menulis buku Komunikasi dalam Kinerja Intelijen Keamanan.

"Pro kontra pasti ada, bahkan tidak dalam situasi dan kondisi banjir sekalipun. Politik kita kan fluktuatif dan dinamis," demikian Nuning. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA