Pasalnya, pencapresan Jokowi merupakan keinginan masyarakat. Hal ini terlihat dari tingginya elektabilitas Jokowi dalam berbagai temuan lembaga survei dan antusiasme warga saat menyambut Jokowi.
"Kalau tidak begitu, akan menjadi skandal. Mana ada di negara lain yang untuk mencalonkan diri saja, tidak bisa," ujar Muhammad Yamin, penasihat senior Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, di Jakarta, Sabtu (11/1).
Muhammad Yamin menjelaskan, Seknas Jokowi dibentuk sebagai kekuatan politik untuk memperbaiki masyarakat sekaligus tempat bernaung Jokowi. Menurutnya, seluruh anggota Seknas menginginkan agar pencapresan Jokowi dilakukan sebelum Pemilihan Legislatif 9 April 2014.
"Supaya jelas bagi Jokowi untuk menghadapi pilpres. Kalau tidak diumumkan segera, rakyat akan galau," imbuh Yamin.
Terakhir, dia mengingatkan, tugas utama partai politik adalah menjalankan aspirasi masyarakat. Artinya, parpol yang tidak bekerja menyerap dan menjalankan aspirasi rakyat, berarti menjadi alat bagi segerombolan orang yang merebut kekuasaan.
[zul]
BERITA TERKAIT: