RR1: Korupsi Menjadikan Rakyat Tidak Sejahtera

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Senin, 06 Januari 2014, 07:52 WIB
RR1: Korupsi Menjadikan Rakyat Tidak Sejahtera
rizal ramli/net
rmol news logo . Pemilu 2014 haruslah menghasilkan pemimpin yang bersih dari korupsi. Korupsi telah membuat negara bangkrut dan rakyat menjadi miskin dan tidak sejahtera.

"Korupsi itu dimulai dari keluarga. Kalau tidak bisa disogok, yang disogok ibu dan anaknya," ujar ekonom senior DR. Rizal Ramli menjawab audiens dalam sesi tanya jawab debat publik pertama Konvensi Capres Rakyat di Aula Balai Adika Hotel Majapahit Surabaya (Minggu, 5/1)

Dia mengatakan potensi korupsi pejabat negara sangat besar. RR 1, demikian kandidat Konvensi Capres Rakyat nomor urut 1 ini disapa, bercerita dirinya juga pernah ditawari melakukan korupsi. RR 1 pernah menjabat Menteri Koordinator bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan pada Kabinet Persatuan Nasional di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. Sebelumnya, dia juga pernah menjabat Kepala Badan Urusan Logistik (Kabulog).

"Anak saya pernah ditawari pegang saham, saya tidak ijinkan," imbuhnya.

Soal komitmen terhadap pemberantasan korupsi, komitmen RR 1 tak diragukan lagi. RR 1 merupakan orang yang pernah mengemban amanah memimpin Bulog yang dikenal sebagai jabatan 'basah', yang tidak terseret kasus korupsi dan dipenjarakan oleh penegak hukum.

"Saya salah satu Ketua Bulog yang tidak pernah di penjara. Saat di Bulog saya lakukan efisiensi dan pemindahan pejabat yang berpotensi korupsi," tambahnya.

Ditegaskan dia, meskipun suatu negara mempunyai sumber daya alam yang banyak, namun jika dikorupsi maka rakyat tidak akan menikmati kekayaan alam tersebut. Hanya segelintir orang yang mempunyai kekuasaan saja yang dapat menikmatinya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA