PILPRES 2014

Ketua Umum Partai Menengah Paling Berpeluang Jadi Cawapres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 31 Desember 2013, 07:10 WIB
Ketua Umum Partai Menengah Paling Berpeluang Jadi Cawapres
ilustrasi/net
rmol news logo . Hingga saat ini isu calon wakil presiden belum mengerucut. Sebab memang hampir semua partai politik memiliki target tinggi.

Demikian disampaikan Direktur Ekskutif Indo Barometer, M. Qodari. Qodarai pun mengatakan, paling tidak, secara garis besar, ada tiga macam cawapres. Yaitu kalangan non-partai, tokoh partai tapi bukan ketua umum, dan ketua umum partai.

"Contoh kategori pertama adalah Dahlan Iskan dan Panglima TNI Moeldoko. Contoh  kedua adalah Mahfud MD, Jusuf Kalla, atau Hary Tanoesudibjo. Contoh ketiga adalah Hatta Rajasa, Muhaimin Iskandar, Suryadharma Ali, dan lainnya," ujarnya, Senin malam (30/12).

Berdasar pengalaman pilpres sebelumnya, lanjut Qodari, cawapres dengan peluang terbesar akan datang dari ketua umum partai menengah. Sebab, dalam koalisi capres biasanya diambil partai besar. Adapun ketua umum, kata dia, pertimbangannya karena dia yang berhak tandatangan.

Dalam survei yang dilakukan oleh Indo Barometer pada 4-14 Desember sendiri, masih kata Qodari, untuk simulasi cawapres yang akan dipilih jika pelpres dilakukan saat ini adalah Jusuf Kalla 11,6 persen, Wiranto 6,9 persen, Hary Tanoesoedibdjo 6,8 persen, Hatta Rajasa 6 persen, Dahlan Iskan 5,6 persen, Mahfud MD 4,1 persen, Sri Sultan Hamengku Buwono X 4 persen, Muhaimin Iskandar 2,9 persen, Yusril Ihza Mahendra 1,6 persen, dan Khofofah Indar Parawansa 1,2 persen. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA