Usung Hidayat Nur Wahid, PKS Bunuh Diri Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 30 Desember 2013, 11:58 WIB
Usung Hidayat Nur Wahid, PKS Bunuh Diri Politik
siti zuhro/net
rmol news logo . Dalam Pilkada DKI Jakarta, kepercayaan rakyat kepada Hidayat Nur Wahid cukup rendah. Hal ini terbukti, Hidayat, yang saat itu maju menjadi calon gubernur DKI Jakarta dikalahkan oleh Jokowi dan Fauzi Bowo. Hidayat pun gagal, bahkan untuk masuk putaran kedua.

"Hidayat tidak kompetitif," kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), R. Siti Zuhro, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 30/12).

Karena itu, Zuhro menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sedang bunuh diri politik atau harakiri. Sebab di tingkat internal partai, justru Hidayat yang paling dijagokan untuk menjadi calon presiden yang paling diunggulkan untuk menjadi capres dengan tingkat dukungan mencapai 55.670 suara.

Zuhro mengakui, mungkin di tingkat internal kader PKS, Hidayat dinilai paling bersih. Namun untuk menjadi pemimpin nasional bukan hanya bersih dari praktek korupsi yang menjadi penting.

"Pemimpin nasional juga harus punya keberanian dan punya kapasitas untuk memimpin. Dalam hal ini, Hidayat sudah tidak dipercaya oleh warga Jakarta. Sangat sulit untuk meraih kepercayaan di level nasional," demikian Zuhro. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA