"Hidayat tidak kompetitif," kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), R. Siti Zuhro, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 30/12).
Karena itu, Zuhro menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sedang bunuh diri politik atau harakiri. Sebab di tingkat internal partai, justru Hidayat yang paling dijagokan untuk menjadi calon presiden yang paling diunggulkan untuk menjadi capres dengan tingkat dukungan mencapai 55.670 suara.
Zuhro mengakui, mungkin di tingkat internal kader PKS, Hidayat dinilai paling bersih. Namun untuk menjadi pemimpin nasional bukan hanya bersih dari praktek korupsi yang menjadi penting.
"Pemimpin nasional juga harus punya keberanian dan punya kapasitas untuk memimpin. Dalam hal ini, Hidayat sudah tidak dipercaya oleh warga Jakarta. Sangat sulit untuk meraih kepercayaan di level nasional," demikian Zuhro.
[ysa]
BERITA TERKAIT: