JK Motivasi Karyawan karena Tekstilnya Mendunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 15 Desember 2013, 07:57 WIB
JK Motivasi Karyawan karena Tekstilnya Mendunia
jusuf kalla
rmol news logo Jusuf Kalla memuji perusahaan tekstil dan garmen PT Sritex dalam mengelola usahanya sehingga mampu mempekerjakan lebih dari empat puluh satu ribu pekerja. Menurutnya, industri seperti ini harus didukung penuh guna membuka lapangan pekerjaan dan menekan angka pengangguran.

"Industri seperti ini harus didukung demi menekan angka pengangguran," ujar JK saat kunjungan ke PT Sritex Sukoharjo-Jawa Tengah, kemarin (Sabtu, 14/12).

Ketua Dewan Masjin Indonesia ini juga memuji produksi tekstil PT Sritex yang mendunia seperti seragam militer yang digunakan lebih dari 30 negara termasuk NATO. Menurutnya, kepercayaan negara lain untuk menggunakan produk Indonesia membuktikan kualitas yang dihasilkan dapat bersaing dengan produksi bangsa lain.

"Ini membuktikan produk kita berkualitas dan bersaing," ungkap JK dengan bangga di depan para karyawan.

JK juga memotivasi para pekerja agar selalu bekerja sebaik-baiknya untuk menjaga kualitas produk yang pada akhirnya kembali pada hasil yang diperoleh karyawan.

JK memang dikenal sebagai tokoh yang mendukung kenaikan upah buruh, dengan syarat ada efisiensi dari sektor yang lain misalkan suku bunga kredit rendah sehingga kesejahteraan buruh dan kesinambungan produksi tetap terjaga.

Kunjungan JK disambut dan didampingi langsung pemilik perusahaan yang merupakan pengusaha muslim keturunan Tionghoa, H. Lukminto dan anaknya yang juga Presdir PT Sritex Iwan Setiawan. Dalam sambutannya Lukminto mengatakan bahwa perusahaannya akan memperluas usaha sekaligus menambah jumlah pekerja menjadi sekitar tujuh puluh ribu pegawai.

Seperti dalam rilis yang diterima redaksi, kunjugan JK ditutup dengan acara penanaman pohon di lokasi pabrik dan juga ramah tamah dengan para pegawai PT Sritex. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA