Istilah yang mereka gunakan untuk kalangan khusus di internal KPK itu adalah: KPK Putih.
"Sejak awal kita sudah menaruh curiga ada tekanan kepada KPK dalam kasus Hambalang ini yang memaksa KPK harus menjadikan Anas sebagai tersangka," ujar Andi Subijakto, salah seorang teman dekat Anas yang juga salah seorang ketua Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).
Pengakuan Angelina Sondakh dan Sylviana Soleha alias Bu Pur bahwa mereka dipaksa untuk membawa-bawa nama Anas dan menyudutkan Anas dalam kasus pembangunan pusat olahraga nasiona di Hambalang cukup menjadi bukti betapa Anas adalah pihak yang dikorbankan.
"Semestinya (pengakuan-pengakuan itu) berdampak pada status Anas yang sejak Februari lalu ditetapkan sebagai tersangka. Status itu membuatnya tersandera, kehilangan nama baik dan pekerjaan," masih ujar Andi ujar nonton bareng film
Soekarno di Plaza Senayan, Jakarta Selatan.
Dia mengatakan, bukan tidak mungkin status tersangka Anas itu direvisi demi kebenaran.
"Kini nasib Anas tergantung pada kekuatan KPK Putih menahan intimidasi. Kita doakan mereka mampu," demikian Andi.
[dem]
BERITA TERKAIT: