Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyemangati jajaran Direksi Bank Mandiri dalam acara "Mandiri Road To 2020 To be Indonesia's Most Dominant Bank: Higher, Faster, Stronger" di Ballroom Jakarta Theatre, bilangan Thamrin, Jakarta, Kamis (12/12).
"Presiden (SBY) selalu bangga Indonesia sebagai negara G20. Tetapi kenapa yang menjadi bank terbesar Asia, bukan bank dari Indonesia, bukan Bank Mandiri? Padahal potensi ekonomi Indonesia sebagai negara G20 harusnya jadi modal bagi Bank Mandiri untuk menjadi 10 bank terbesar Asia," kata JK, demikian ia akrab disapa.
JK sangat optimistis Bank Mandiri mampu masuk peringkat 10 besar Asia dengan pengalamannya selama 14 tahun ditambah potensi ekonomi Indonesia. Memang saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung melambat dan kemungkinan berlangsung hingga tahun depan. Tetapi peluang selalu ada bagi Bank Mandiri untuk berkembang lebih besar lagi.
Di samping membesarkan bank, Bank Mandiri sekaligus ikut membangun perekonomian nasional. Untuk mencapai kedua tujuan ini, di tengah naiknya BI rate, langkah yang bisa dipilih Bank Mandiri adalah memperbesar volume dengan menurunkan margin keuntungannya.
Jika Bank Mandiri memperbesar volumenya, maka bank tersebut makin memperluas jangkauan sehingga memberi kontribusi menggerakkan perekonomian nasional. "Itu artinya dua tujuan sekaligus dapat tercapai. Bank Mandiri makin besar, sekaligus menggerakkan perekonomian nasional," demikian JK.
[zul]
BERITA TERKAIT: