PENDAKIAN TUGU MONAS

Promotor: Sabar Gorky Bukan Pemain Akrobat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Sabtu, 07 Desember 2013, 12:53 WIB
Promotor: Sabar Gorky Bukan Pemain Akrobat
sabar gorky dan jokowi/rmol
rmol news logo Pendakian Tugu Monumen Nasional setinggi 132 meter oleh atlit panjat dinding kelas dunia Sabar Gorky bukan dilakukan karena ingin dipandang hebat. Sabar Gorky ingin menularkan semangat pantang menyerah kepada kaum tuandaksa seperti dirinya.

Selain itu, ia juga ingin menggugah perhatian pemerintah, baik di tingkat nasional maupun lokal, untuk memberikan perhatian serius kepada kaum tuandaksa, setidaknya dengan menyediakan fasilitas umum yang membantu mereka.

Demikian disampaikan Promotor Ekspedisi Rakyat Merdeka, Teguh Santosa, dalam perbincangan beberapa saat lalu.

Ekspedisi Rakyat Merdeka adalah kelompok yang membantu perjalanan Sabar mendaki dua puncak gunung tertinggi di dunia pada 2011, yakni Gunung Elbrus di Rusia dan Gunung Kilimanjaro di Afrika. Ekspedisi ini juga yang mengirimkan Sabar Gorky ke pertandingan panjat dinding tingkat dunia di Paris, Prancis, tahun lalu.

Sabar Gorky berkeinginan mendaki tujuh puncak dunia. Ini adalah mimpi yang dimiliki semua pendaki gunung profesional.

"Sabar Gorky bukan pemain akrobat. Pendakian besok juga bukan tindakan asal nekat. Sabar Gorky seorang profesional, dan dia memiliki keahlian bekerja di ketinggian yang diakui oleh pihak yang otoritatif," ujar Teguh.

Teguh berharap agar maksud yang ingin disampaikan Sabar Gorky kepada seluruh bangsa Indonesia tercapai. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA