Indonesia Harus Segera Tutup Selat Sunda dan Lombok Agar Australia Jera

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 22 November 2013, 09:19 WIB
Indonesia Harus Segera Tutup Selat Sunda dan Lombok Agar Australia Jera
ilustrasi/net
rmol news logo . Aksi penyadapan Australia dan Amerika Serikat merupakan pelecehan terhadap kedaulatan RI. Kasus ini pun menampakkan wajah asli Australia dan Amerika Serikat sebagai negara mitra yang tidak percaya kepada Indonesia.

"Australia dan Amerika menodai hubungan yang dilandasi mutual trust," kata Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Twedy Noviady Ginting, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 22/11).

Karena itu, demi kedaulatan negara, berapa pun harga dan resikonya, ungkap Twedy, Indonesia harus berani mengambil sikap. Sebab aksi penyadapan ini menyangkut harkat dan martabat bangsa.

"Indonesia harus segera menutup sementara selat Sunda dan selat Lombok untuk memberi efek jera kepada Australia," tegas Twedy.

Di saat yang sama, masih kata Twedy, Indonesia juga harus segera mengusir duta besar Australia dan Amerika dari Indonesia dan meninjau ulang keberadaan kedutaan Australia dan Amerika yang disinyalir sebagai pangkalan militer. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA