"Belum lagi masalah lingkungan, sosial, adiministrasi negara, layanan kesehatan dan pendidikan. Apalagi, persoalan ganti rugi lahan juga belum tuntas hingga saat ini," kata Ketua Pansus Jatigede, Edi Askhari, saat beraudensi dengan anggota Komisi V Eldi Suswandi dan anggota Komisi XI Maruarar Sirait di ruang Komisi V, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 20/11).
Menyikapi hal ini, Eldi memberi jawaban bahwa ia akan menyampaikan keluhan ini kepada yang berwenang. Sebab aktor utama pembangunan waduk ini adalah pemerintah.
Sementara Maruarar Sirait, menegaskan bahwa ia setuju dengan pembangunan. Namun demikian, pembangunan harus adil dan jangan sampai merugikan rakyat. Sebab sejatinya, pembangunan itu harus dinikmati oleh rakyat. Apalah artinya bila pembangunan itu justu menyengsarakan rakyat.
Maruarar pun bertekad akan menginiasi pertemuan yang dalam forum itu juga dihadiri oleh regulator, dalam hal ini pemerintah. Tentu saja, karena persoalan ini berdampak di semua sektor, pemerintah yang hadir pun harus lintas kementerian.
"Karena persoalan ini komplek dan komprehensif, maka solusinya juga harus komprehensif. Jangan sampai, persoalan komplek, tapi solusinya spesifik. Bukan hanya satu menteri yang hadir, tapi banyak menteri," tegas Ara, panggilan akrab Maruarar Sirait.
[ysa]
BERITA TERKAIT: