"Presiden kita ini mungkin juga banyak dosa politiknya, hingga apa yang menjadi kritik orang selalu dilawan dengan nada marah dan kesal," kata Sekjen Persatuan Indonesia (Perindo), Ahmad Rofiq, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 6/11).
Kemungkinan lain, ungkap Rofiq, SBY merasa paling benar hingga tidak mau dikritik. Atau SBY takut kehilangan kekuasaan, dan bahkan hingga dia harus memegang partai sebagai ketua umum.
Rofiq, yang juga Sekretaris Bappilu Partai Hanura, pun menyarankan SBY agar mencari piskolog sehingga tidak selalu curhat dan marah di depan publik.
"Saran saya untuk mencari psikolog perlu memberikan saran secara pribadi terhadap gaya dan kepemimpinan SBY," demikian Rofiq.
[ysa]
BERITA TERKAIT: