Ada tiga pernyataan sikap dalam dekrit yang juga diserahkan bersama Forum Gema 77-78 bersama Forum Aktivis Lintas Generasi, GERNAS dan Petisi Limapuluh kepada Ketua MPR RI Sidharto Danusubroto pada Jumat (25/10) kemarin itu.
"Kami sebagai warganegara menyatakan, tidak percaya terhadap Presiden dan Wakil Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, akan mampu mengendalikan dan memperbaiki kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara yang terus memburuk sampai masa jabatannya berakhir pada tahun 2014," begitu isi dekrit yang salinannya diperoleh redaksi, Sabtu dini hari (26/10).
Kedua, dalam dekrit dinyatakan tidak percaya terhadap lembaga-lembaga Negara mampu menjalankan amanat konstitusi, karena lembaga Negara tersebut telah dijadikan ajang dalam menjalankan praktik-praktik korupsi, tindak kriminal, dan pelanggaran hukum lainnya.
Sikap ketiga dalam dekrit yang tertulis atas nama Sukmaji Indro Cahyono dan Syafril Sjofyan itu dinyatakan, bahwa mereka tidak percaya Pemilu 2014 akan berhasil mewujudkan kedaulatan rakyat. Berbagai persoalan yang muncul sejak tahap seleksi partai politik peserta pemilu, pelibatan Lembaga Sandi Negara sampai terjadinya kisruh dalam penetapan daftar pemilih tetap (DPT) merupakan dasar dari ketidakpercayaan tersebut.
"Bertolak dari sikap itu, kami memandang perlu dilakukan langkah-langkah penyelamatan bangsa dan Negara," begitu bagian lain isi dekrit.
[dem]
BERITA TERKAIT: