"Kita menyaksikan di banyak negara, pemimpin dan penguasa yang berkuasa puluhan tahun tanpa kritik akhirnya menjadi otoriter," ujar SBY dalam silaturahmi dengan pengurus PWI Pusat periode 2013-2018 di Hotel Novotel, Banjarmasin, siang ini (Rabu, 23/10).
Dalam kesempatan itu SBY didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II seperti Menko Polhukan Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring.
Dalam sambutannya SBY juga mengingatkan tesis Lord Acton yang mengatakan bahwa
power tends to corrupt and absolute power corrupts absolutely.
"Kalau dulu presiden sangat powerful. Tapi di era reformasi kekuasaan sudah terdistribusi," kata SBY lagi.
Dia juga mengatakan bahwa PWI adalah organisasi yang signifikan, maka PWI harus menggunakan kekuasaannya dengan cukup bijaksana.
SBY dalam kesempatan itu menambahkan: "
Liberty too can corrupt, and absolute liberty corrupts absolutely."
[dem]
BERITA TERKAIT: