Mahasiswa Indonesia Timur Gelar Kongres Bahas Ketidakadilan Negara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 23 Oktober 2013, 06:02 WIB
Mahasiswa Indonesia Timur Gelar Kongres Bahas Ketidakadilan Negara
ilustrasi/net
rmol news logo . Pemuda dan Mahasiswa Timur Indonesia berencana  menggelar kongres ke- 1 untuk mengevaluasi kebijakan dan eksistensi Negara dalam mewujudkan keadilan bagi rakyat timur Indonesia. Kongres yang akan dihadiri 500 mahasiswa dan pelajar dari kawasan Indonesia timur ini akan dilaksanakan di Makassar pada 27 Desember 2013.

Begitu kata Koordinator Steering Kongres Razikin Juraid kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 23/10). Dia menjelaskan bahwa kongres ini dilakukan berdasarkan kegelisahan terhadap ketimpangan pembangunan serta tidak adanya political will pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Ketimpangan dan ketidakadilan terhadap masyarakat timur Indonesia ini, bisa memicu munculnya anarkhisme sosial, bahkan gerakan separatis," imbuh Ketua Kawasan Timur Indonesia (KTI) Watch itu.

Kata dia, ekksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sudah 69 tahun, tidak menunjukkan tanda-tanda kearah perwujudan cita-cita founding fathers dan amanah konstitusi.

"Oleh sebab itu, dalam Kongres nanti, kami juga akan melakukan evaluasi kritis akan sistem politik serta sistem ketatanegaraan kita, bila perlu kami mendorong Negara Federasi sebagai jawaban atas kemelut kenegaraan kita yang timpang sekarang ini," jelas Razikin. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA