"Saya agak gusar karena ada berita seperti itu," ujarnya dalam jumpa pers di kediamannya, Jalan Kartanegara No. 49, Jakarta (Senin, 21/10).
Kegundahan tersebut bahkan memaksa Subur untuk meminta maaf kepada Kepala BIN Marciano Norman.
"Pas malam hari (Jumat,18/20) saya meminta maaf kepada Marciano karena membuat kerisuhan orang banyak," tambahnya.
Subur sempat membuat heboh sejumlah kalangan. Ia dikabarkan telah dijemput oleh BIN saat akan menjadi pembicara diskusi bertajuk "Dinasti Politik Versus Meritokrasi" di daerah Duren Sawit Jakarta, Jumat (18/10). Penyelenggara diskusi ini adalah ormas pimpinan mantan Ketum Demokrat Anas Urbaningrum, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: