Kabar semakin santer setelah di media sosial dan juga di
youtube ditayangkan video yang menceritakan penjemputan Subur.
Subur dijemput BIN sekitar empat jam sebelum berbicara di Rumah Pergerakan, yang merupakan rumah Anas Urbaningrum. Sedianya, usai Shalat Jumat, Subur akan menjadi pembicara dalam diskusi di markas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu.
Namun, sebagaimana disebutkan panitia diskusi, jam 09.00 pagi, Jumat kemarin (18/10), Subur dijemput oleh BIN. Ajudan Subur kemudian menyampaikan bila mau bertemu langsung dengan Subur, bisa datang langsung ke Kalibata, di kantor BIN.
Panitia pun kemudian langsung meluncur ke Kalibata. Sampai di kantor BIN, panitia tidak diperkenankan masuk dan menemui Subur. Namun panitia sempat berkomunikasi dengan Subur, melalui sambungan telepon seluler.
Dalam percakapan itu, ungkap panitia, Subur mengatakan bahwa ia dijemput BIN karena Kepala BIN, Marciano Norman, mau bertemu. Namun sayang, saat Subur tiba di kantor BIN, Marciano, katanya, sedang menghadap Presiden SBY.
"Padahal hari ini (Jumat), Presiden sedang tidak di Jakarta," kata M. Rahmad sang moderator.
Kemudian disampaikan lagi, bahwa Marciano akan menemui Subur usai Jumatan. Artinya, Subur tidak bisa menjadi pembicara kunci, bersama dengan Chunusl Mariyah, di rumah Anas.
"Silakan teman-teman menafsirkan," demikian Rahmad.
[ysa]
BERITA TERKAIT: