Saat meresmikan proyek-proyek infrastruktur di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 Jawa Timur, Pacitan, Jawa Timur, Rabu (16/10), Presiden SBY menjelaskan, sejak Indonesia merdeka hingga 2004, listrik jumlahnya 25 ribu megawatt. Dalam sembilan tahun terakhir 2013, jumlah tersebut menjadi 40 ribu megawatt.
"Kebutuhan masyarakat terhadap listrik masih dirasa kurang. Bukan cuma untuk keperluan rumah tangga tetapi juga keperluan industri," ujar SBY.
Hal tersebut, lanjut Presiden SBY, menandakan tumbuhnya perekonomian dan berjalannya pembangunan. "Pemerintah terus berkomitmen untuk melanjutkan agenda pembangunan hingga tujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur bisa tercapai," ungkapnya.
Untuk mencapai masyarakat adil dan makmur dibutuhkan waktu yang panjang. Selama kepemimpinannya, Presiden SBY telah berupaya keras menuju ke arah Indonesia yang makmur dan sejahtera, tapi tentu hingga berakhirnya masa kepresidenan SBY tahun depan cita-cita tersebut masih harus dicapai.
"Tapi tentu ada kemajuan, ada yang dibangun. Yang saya resmikan hari ini juga bagian dari pembangunan di seluruh Indonesia," terang SBY seperti dalam laman
presidenri.go.id.
SBY yang lahir dan besar di Pacitan bersyukur dengan kemajuan infrastruktur di kampung halamannya tersebut. Jika dibandingkan dengan kondisi masyarakat Pacitan di masa lalu, SBY menilai saat ini pembangunan di wilayah selatan Jawa Timur tersebut lebih maju.
[rus]
BERITA TERKAIT: