SBY: APBN Yang Meningkat Pesat Sebagian Besar Bayar Utang di Masa Lalu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 16 Oktober 2013, 15:50 WIB
SBY: APBN Yang Meningkat Pesat Sebagian Besar Bayar Utang di Masa Lalu
sby/net
rmol news logo Presiden SBY saat pertama kali memimpin Indonesia di 2004, nilai belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 400 triliun. Tapi saat ini, tahun 2013, nilai belanja APBN hampir mencapai Rp 1.800 triliun.

"Ini patut kita syukuri," ujar SBY dalam sambutannya di acara peresmian Proyek-Proyek Infrastruktur di Pacitan, Jawa Timur, Rabu (16/10).

SBY mengaku, walau nilai belanja dalam APBN meningkat pesat, namun sebagian besar digunakan untuk membayar utang di masa lalu.

"Jumlah itu (APBN) sebagian digunakan untuk membayar pinjaman kita sejak dulu kala, dan sebagian lagi yang jumlahnya tidak kecil yakni untuk subsidi, BBM, pupuk, dan lainnya untuk menolong rakyat kita yang tidak mampu," terang SBY.

Seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI, pada hari kedua kunjungannya ke Pacitan ini, Presiden SBY meresmikan sejumlah proyek infrastruktur di Pusat Tenaga Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 Jawa Timur, Pacitan. Proyek-proyek yang diresmikan itu adalah PLTU 2 Paiton, PLTU 1 Rembang, PLTU 3 Lontar, Gelanggang Olahraga (GOR) dan Stadion Pacitan, Masjid Agung Darul Falah Pacitan, dan proyek-proyek dari Kementrian Pekerjaan Umum. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA